Minggu, 06 April 2014

KONSEP DEMONSTRASI PEMBUATAN MARTABAK MINI TOPPING SPESIAL



Oleh:
Kelompok 1

Byuti Ridha Andini   (121301001)
RM Afif Handri Nabawi       (121301010)
Dika Lestari  (121301022)
   Yoshinta Gracia E LB   (121301032)
Fahmi Idris Sitompul (121301056)
Rina Zeniwati Ginting (121301070)


FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2014


            Hok Lo Pan atau Martabak dalam Bahasa Indonesia, adalah Makanan Khas Bangka Belitung.  Hok Lo Pan atau Martabak diciptakan oleh orang-orang Hakka (Khek) Bangka.  Satu-satunya di dunia, makanan orang suku Hakka (khek) yang memakai nama suku Hoklo. Hampir semua orang di kota-kota besar seperti di kota Jakarta mengenal Martabak Bangka, nama aslinya di Bangka adalah Hok Lo Pan (Martabak). Arti Hurfiah Hok Lo Pan (Martabak) adalah Kue Orang Hok Lo
            Padahal ini asli kue orang Hakka (Khek) Bangka. Sejarahnya adalah benar martabak memang dibuat oleh Imigran Hakka (Khek). Murni hasil kreatifitas  Hakka (Khek) Bangka. Jelas BUKAN kue buatan suku Hok Lo. Kelihatannya ini bagian dari Kelirumologi ala Jaya Suprana.
            Mengapa ini bisa terjadi? Menurut analisa BUKJAM ada 2 sebab. Pertama, menggunakan kata Hok Lo maka gengsi dari kue tersebut lebih tinggi. Kedua, kue ini jenis baru. Belum ada di Tiongkok maupun di Bangka Belitung, Indonesia Bukan juga kue Hakka (Khek) dan tidak pernah dimakan oleh orang Hakka (Khek) sebelumnya. Jadi asumsi tidak mungkin kue orang Hakka (Khek). Karena kedekatan suku Hakka (Khek) dan suku Hok Lo, Nah, jika bukan Hakka (Khek) maka Hakka (Khek) Bangka menduga mungkin ini jenis kue Hok Lo.
sumber : http://www.martabakorion.com/2012/10/sejarah-martabak-manis-berasal.html
            Saat ini, martabak bukanlah makanan yang asing lagi bagi masyarakat. bukan hanya orang hok lo atau hakka saja yang mampu membuat namun, masyarakat dari berbagai suku sudah dapat membuat martabak. selain itu, minat masyarakat terhadap asyarakat juga tinggi, dibuktikan dengan menjamurnya penjual martabak yang tidak pernah kering pembeli.
            Berbagai inovasi juga dilakukan agar martabak tetap bisa eksis dikancah dunia perkulineran, saat ini ada banyak tooping, warna hingga bentuk martabak yang ada dimasyarakat. Mulai dari masyarakat kelas bawah hingga atas sangat menyukai martabak, terbukti dengan populernya martabak di jejaring sosial (terutama di twitter dan instagram).
            Jika kita melihat bagaimana popularitas martabak di Medan saat ini, maka sangat menguntungkan bila individu mengetahui bagaimana cara membuat martabak ataupun cara berkreasi dengan martabak. Sekarang, disetiap pinggir jalan di Medan banyak terdapat tempat- tempat yang menjual martabak. Maka kreasi dan inovasi pada martabak akan menambah kepopuleran dari martabak sendiri
            Menariknya, jika kita lihat di kampus fakultas psikologi Universitas Sumatera Utara, penjualan makanan dan minuman sangat menguntungkan. Hal ini dapat dibuktikan dengan ramainya tempat penjualan yang dipenuhi dengan pembeli. Tidak hanya itu, penjual makanan dan minuman secara eceran di kampus tersebut juga mendapatkan untung yang besar. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sivitas fakultas psikologi sangat konsumtif pada jajanan.
            Berdasarkan fakta-fakta sebelumnya, maka kelompok bermaksud untuk melakukan demonstrasi mengenai cara membuat martabak. Namun, martabak yang akan dibuat oleh kelompok bukanlah martabak biasa, namun martabak mini dengan toping special. Hal ini dimaksudkan agar ada esensi inovasi dari pembuatan makanan tersebut. Selain itu, makanan yang akan dibuat oleh kelompok tidak membutuhkan banyak biaya. Maka pembuatan martabak mini cocok bila ditunjukkan dengan metode demonstrasi.    
            Demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan Metode ini sering digunakan di bidang industri dan pertanian, dan biasanya ditujukan pada orang dewasa. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Andragogi, maka kami akan mendemonstrasikan cara pembuatan “Martabak Mini Topping Special”.
            Kelompok memilih metode demonstrasi dalam pembuatan martabak mini karena dibandingkan dengan metode lain (pelatihan, diskusi, dan karya wisata) metode demonstrasi lebih efektif dalam menunjukkan prosedur pembuatan martabak mini. bayangkan saja membuat martabak dengan metode diskusi. ......... (ah.. sudahlah).
            Ada dua jenis metode demonstrasi, yaitu demonstrasi hasil dan demonstrasi cara. Kami akan mengimplementasi demonstrasi cara, karena demonstrasi cara dapat memberikan informasi kepada audiens tentang cara melakukan atau menyelesaikan sesuatu. Dalam hal ini, prosedur memasak (martabak mini) akan dipresentasikan dengan penjelasan tentang langkah-langkah pembuatannya.

  Jadi, kami memilih metode demonstrasi karena :
Keuntungan Metode Demonstrasi
         Menarik, menahan perhatian
         Menghadirkan subjek secara mudah
         Objektif dan nyata
         Menunjukkan pelaksanaan ilmu dengan contoh
         Penyerapan langsung dari sumbernya
         Memberikan bukti bagi praktik

Keterbatasan dalam Metode Demonstrasi
         Tidak mudah dilaksanakan
         Terbatas pada jenis pengajaran tertentu
         Waktu banyak biaya besar
         Banyak persiapan awal
         Mengurangi kepercayaan bila tidak berhasil

Langkah-langkah dalam demonstrasi
         Merencanakan
         Mempersiapkan demonstrator
         Mempersiapkan pengamat
         Melaksanakan
         Menganalisis hasil demonstrasi

Metode Demonstrasi Cara
            Demonstrasi cara adalah jenis metode demonstrasi yang menunjukkan bagaimana mengerjakan sesuatu. Hal ini termasuk bahan-bahan yang digunakan dalam pekerjaan yang sedang diajarkan, memperlihatkan apa yang dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya, serta menjelaskan langkah pengerjaannya. Metode ini biasanya hanya membutuhkan biaya yang sedikit dan waktu yang singkat.
Dalam demonstrasi cara membuat martabak mini topping special, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti:

            1, Alat dan Bahan
·         200 gram tepung terigu protein sedang
·         1/4 sdt baking powder
·         1/4 sdt garam
·         50 gram gula pasir
·          200 ml air
·         1/2 sdt ragi instan
·         1/4 soda kue
·         1 sdm margarin, lelehkan
·         1 butir telur, kocok lepas
·         Bahan Isian Martabak Manis Mini:
-Margarin untuk olesan
-Keju
-Ice cream vanilla
-Oreo


Alat :
·         Kompor
·         Kain Lap
·         Cetakan Martabak
·         Piring kecil
·         pisau
·         mixer
·         sendok

            2. Langkah pengerjaan
o   Ayak tepung terigu dan baking powder
o   Campur tepung, baking powder, 1/2 bagian gula pasir dan garam. Aduk hingga rata
o   Setelah itu tuang air sedikit demi sedikit sambil terus dikocok pelan selama kurang lebih 10 menit dan adonan tercampur rata. Tambahkan ragi instan, aduk hingga rata.
o   Tutup adonan dengan serbet bersih dan diamkan selama 30 menit.
o   Lalu kamu buka serbet, aduk sebentar adonan.
o   Tambahkan telur, soda kue, sisa gula pasir, dan margarin yang sudah dilelehkan. Aduk hingga rata.
o   Panaskan wajan anti lengket dengan diameter 12 cm.
o   Tuang adonan sebanyak satu sendok sayur. Namun sebelum adonan mengeras, putar ujung sendok sayur dan tekan di pinggir adonan untuk memberi efek cekung tipis di pinggiran martabak manis.
o   Tunggu hingga adonan berlubang dan berserat.
o    Tutup adonan hingga matang. Angkat.
o   Sehabis itu oles margarin di permukaan martabak manis.
o   Aplikasikan Topping Spesial
Sumber: http://resepkuekering.org/resep-martabak-manis-mini/

Merencanakan Demonstrasi Cara
1. Masalah yang Akan Dipecahkan
            Masalah yang dianggap ada adalah mahalnya harga martabak. misalnya seperti martabak dengan toping coklat toblerone dan Nutela yang berkisar 70.000 s.d 80.000 rupiah. sedangkan martabak dengan toping coklat ceres dan kacang berkisar 20.000 s.d 30.000 rupiah. selain itu ukuran yang terlalu besar juga membuat orang pikir-pikir untuk membeli martabak untuk konsumsi sendiri.
2. Keterampilan yang akan Diajarkan
            Keterampilan yang akan diajarkan adalah membuat martabak mini topping special.
3. Pengumpulan Informasi Tentang Keterampilan yang akan Diajarkan
            Kelompok mengumpulkan informasi tentang keterampilan tersebut dari internet dan buku. Kelompok melakukan latihan sekitar 2 kali sebelum melakukan demonstrasi agar dapat melakukan performance dengan baik.
Mempersiapkan Demonstrator
1. Persiapan semua alat, perlengkapan dan materi yang diperlukan
            Semua alat dan bahan telah kelompok persiapkan dan materinya dari jauh hari sudah kelompok rencanakan yaitu dengan membuat martabak mini topping spesial.
2. Adakan latihan untuk menggunakan jenis alat, bahan dan perlengkapan.
            Kelompok akan mengadakan latihan sebanyak 2 kali. Dalam latihan tersebut, berlatih untuk menguasai penggunaan alat dan pencampuran bahan serta antisipasi perlengkapan yang akan pergunakan dalam pelaksanaan demonstrasi.
3. Persiapan luas yang cukup penerangannya untuk  demonstrasi
            Ruangan kelas yang akan kelompok pakai adalah ruangan kelas 2A2. Disitu telah disediakan pencahayaan yang baik dan lumayan menjadi tempat efektif untuk kelompok berdemonstrasi dikarenakan jumlah mahasiswa yang sangat efisien untuk belajar.
4. Demonstrator harus mengetahui materinya
            Kelompok  sudah mengetahui tentang apa yang akan dilakukan dan yang akan kelompok demonstrasikan apalagi kelompok telah memaparkannya didepan kelas Andragogi sehingga tidak hanya demonstrator yang tahu tetapi mahasiswa Andragogi sebagai pengamat pun tahu tentang tema yang akan dibawakan.

Mempersiapkan Pengamat
1. Tekankan betapa pentingnya proses yang didemonstrasikan
            Kelompok sebagai demonstrator memilih tema martabak mini melalui banyak pertimbangan diantaranya karena tema tersebut lagi nge-hits dipasaran. Sehingga, kelompok berharap itu menjadi hal yang menarik untuk didemonstrasikan agar para mahasiswa Andragogi dapat mempraktekan di rumah sebagai makanan yang enak dan tidak mainstream. Dan menurut kelompok itu menjadi hal penting dikarenakan di jam 2 Andragogi biasanya para mahasiswa menginginkan makanan yang tidak mengenyangkan terlebih dahulu sebelum mereka makan siang sehingga, kelompok berpikir itu menjadi hal yang baik itu demonstrasikan. Dan juga, mahasiswa yang menyaksikan dapat juga membuat usaha-usaha kecil yang bertemakan martabak mini toping spesial tersebut.
2. Dapatkan informasi yang telah diketahui pengamat mengenai yang didemonstrasikan
            Pengamat telah mengetahui yang akan kelompok demonstrasikan dikarenakan hari sebelumnya telah dipaparkan didepan kelas dan telah didiskusikan hal apa yang menarik untuk didemonstrasikan.Untuk meningkatkan minat, kelompok juga menggunakan slide yang akan menerangkan prosedur pembuatan pada audiens secara visual.

0 komentar:

Posting Komentar